Tuesday, November 30, 2010

Secercah Harapan

Aku merasa malu
Malu dengan penampilan diri ini
Ketidaknyamanan begitu terasa menusuk
Begitu kotor, begitu baunya diri ini
Aku berjalan mencari sesuatu
Entah apa...tapi aku tetap mencari

Lalu...aku melihat riak air tasik bergelombang
Angin yang berhembus sepoi membelai tubuhku
Irama ayunan dedaunan, mengikuti langkahku
Secercah cahaya harapan itu menuntunku
Menapaki jalan baru
Jalan berhiaskan mozaik
Aroma bunga-bungaan semerbak mewangi

Aku terpegun dihadapan sebuah cermin
Menatap refleksi diriku
Sebegitu kotornya tubuh ini
Aku bergetar dan mencoba berpaling
Tapi kupu-kupu yang bermain riang dgn bunga
Seolah memujukku...
Untuk memasuki ruangan yang ada disana

Semakin lama...semakin dekat
Jantungku berdegup kencang
Aku menyusun langkah satu persatu
Mengamati setiap sudut ruangan
Terdengar suara gemerisik air yang menenangkanku
Haruman bunga mulai menyentuh tubuhku
Merasuk hingga ke jiwa..

Aku terus menyusuri tempat itu
Hingga kutemukan lagi sebuah pintu
Indah...
Terdapat pemandangan indah disebalik pintu itu
begitu menyejukkan jiwa
mengisi relung-relung hati ini

Dan kini...Aku sadari...
Aku telah berubah...
Berubah menjadi seseorang yang baru
Seseorang yang membawa harapan..

(puisi yg dibuat dalam waktu singkat, idenya dari saya n Feby..huhu, masih perlu banyak belajar kayakny..=p

2 comments:

Hazrina Erin said...

secercah tu secerah ke?sama maksud x? (:

Natasya Alhabsyi said...

bkn laaa...secercah tu sama dgn sdikit atau nmpak ad sikit harapan laa..

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...