Showing posts with label Puisi. Show all posts
Showing posts with label Puisi. Show all posts

Thursday, February 27, 2014

Apa adanya

Ketika matahari tak memberikan sinarnya
Ingin kau gengam ia
Tapi menggapainya pun kau tak bisa
Kau siapa..tiada kuasa..
Jangan asal berani saja,
Kemampuan tak ada..
Kenyataan kau harus terima
Tiada yang mampu kau punya
Menangis? Apa gunanya?
Terobati hatimu yang berduka?
Mungkin iya..
Tapi takkan merubah segalanya
Kau tetap si kecewa
Kau hanya mampu bercanda tawa
Lalu pasang topeng tak bermuka
Sungguh iba melihatnya..
Terima apa adanya
Jika kau mau merasa, kau juga istimewa
Sebenarnya...
Kau juga bercahaya
Hanya belum seindah bulan purnama
Belum saja..

27 Feb 2014

Thursday, February 6, 2014

Tak mudah (good bye Atong)

Hidup. Mati. Sudah ditetapkan.
Setiap yg bernyawa akan kembali kepadaNya.
Kepastian yg tak bisa di tunda.
Tanpa peringatan, tanpa himbauan.
Sekelip mata. Hilang.

Aku tahu. Paham.
Ajal tak pandang usia, tak perhati raga, tak lihat siapa.
Bila tiba. ~~
Tahu. Sudah sampai waktunya.

Nyatanya. Tak semudah itu menerima.
Di mana akal dan hati dapat merasa.
Arti kehilangan. Pedih.
Seolah tak percaya. Tak mau percaya.
Kenangan masih jelas nyata.
Setiap gerak, tawa, suara.
Membekas ada. Menyesakkan dada.
Mengejutkan. Kematian tak pernah gagal membuat kejutan.
Tanpa warna.

Tak semudah itu menerima. Awalnya.
____________________
2-2-2014
Selamat jalan Atong, semoga Allah SWT lapangkan dan terangkan kubur Atong, serta temankan Atong dgn kasih sayangNya..

Cucu tersayang,
Asa.

Sunday, May 13, 2012

Berharap dengan sangat

Saya tau hati kamu Allah yang pegang,
tapi bolehkah saya minta pada Allah supaya di sedikit bahagian hati kamu ada saya?
Saya tau kalau jodoh itu Allah yang tentukan,
tapi bolehkah saya minta pada Allah supaya jodoh kamu adalah saya?
Saya berharap kamu yang jadi jodoh saya,
tapi adakah kamu yang terbaik bagi saya?
Saya masih berharap dalam diam,
berharap dengan sangat...


Monday, April 2, 2012

Rasa Ini~~

Ya Allah...perasaan ini susah dihentikan...
Kutitipkan rasa ini pada-Mu
Agar Engkau tentukan yg terbaik untukku,
Agar aku mampu memendamnya jauh dari lubuk hati...
Ya Allah...hatiku tak mengikuti perintah otakku...
Hanya Engkaulah yg mampu mengubahnya
Hanya pada-Mu kuserahkan segalanya...
Ya Allah...Ampuni aku...
Atas cinta yg telah ternoda...
Tolong aku...melepaskan beban ini...


Wednesday, October 5, 2011

Dalam Sujud Cinta

Ketika cinta datang, maka ia akan datang tiba-tiba
Tidak bilang apa-apa,
Sampai kusadar ada yang berbeda di relung jiwa
Menghentak, menyeruak dan menyentak

Ada asa
Ada gelora
Ada gempita
Dan juga ada luka

Ketika cinta datang, maka ia akan datang begitu saja
Seperti hujan yang datang tiba-tiba,
Membasahi relung jiwa,
Yang lapar dan dahaga

Ketika cinta datang menyapa aku sangat ingin berkata
Aku ingin mendekapnya begitu erat dalam dada
Tak melepasnya walau sekejab jua
Membiarkannya tumbuh dan bersemi mekar mewangi
Menyiraminya hingga kekal abadi
Indah berseri seperti pelangi senja hari

Ketika cinta hendak beranjak pergi
maka ia akan meninggalkan luka
Dalam dan memedihkan
Merah dan berdarah
Busuk dan bernanah

Aku sangat ingin berkata pada cinta
agar ia tetap mau bersamaku
Merenda hari indah seperti dulu
Mengulum senyum malu-malu
Tapi cinta bilang ia sudah terlalu lelah,
perlu istirahat
Maka aku biarkan ia berlari bebas
menerobos jendela hati
Mencari makna dan jati diri
Kulambaikan tangan dan ucapkan selamat jalan
Ketika cinta pergi maka aku jadi sendiri
Tapi aku tahu cinta tak akan bisa mati
Jadi aku berdiri disini,
Berharap,
suatu hari nanti,
ia akan kembali

Dikutip dari buku: Dalam Sujud Cinta
Karya: Yunita Tri Damayanti

Sunday, January 23, 2011

Surat untuk Ikhwan

Afwan ya Ikhwan...
Akhwat ialah insan yang lemah
bukan insan yang kuat menjaga hati dari nafsu
bukan insan yang berdiri kokoh ketika diuji pada hati
Akhwat menjadi tak berdaya, kalah oleh syaitan yang berbisik di telinga..

Afwan ya Ikhwan...
Akhwat telah mencoba menjauhkan diri dari menggunakan perhiasan
Akhwat telah menutup dirinya dengan hijab,
menolak memakai wewangian yang terlampau menyengat
menghindar dari pemakaian make-up yang tak berpatutan
Akhwat telah berusaha dengan sebaik-baiknya, agar tidak ada fitnah yang melirik
tapi kenapa itu tak lagi cukup untuk Akhwat dapat meng-hijabkan hati..

Afwan ya Ikhwan...
Akhwat terkadang khilaf, terkadang lupa
sehingga sms terkirim walau hanya sekedar bertanya
Akhwat telah salah, tak seharusnya sms itu dikirim kepada Ikhwan
walau ianya tak dilarang
tapi Akhwat ini lemah terhadap Ikhwan
Akhwat berjiwa lembut, mudah tersentuh dalam menerima kebaikan Ikhwan
hingga Akhwat takut jadi zina hati...

Afwan ya Ikhwan...
Akhwat tak ingin menjadi perusak iman seorang Ikhwan
akan merasa bersalah jika hati Ikhwan berpenyakit
karena itu kuatkanlah dirimu Ikhwan, tingkatkan kembali imanmu, perbaiki lagi hatimu
jangan menjadi lemah seperti Akhwat
jangan peduli pada Akhwat sebelum waktunya
cukuplah bila Akhwat tau Ikhwan hidup dengan baik, dilimpahi dengan cahaya-Nya...

Afwan ya Ikhwan...
Akhwat bukan ingin memutuskan persahabatan ini
hanya tak ingin ia tak lagi murni
Akhwat ini lemah, takut zina hati
karena itu ada baiknya Ikhwan mengerti
Akhwat akan segera menjauh dari Ikhwan
Akhwat tak akan lagi menghubungi Ikhwan
bukan karena Ikhwan yang tidak baik
tapi karena Ikhwan terlalu baik, karena itu...
Afwan ya Ikhwan...

(Terinspirasi dari: Adam, mengertilah...)


Thursday, January 20, 2011

Asa itu Harapan

Asa itu harapan..
harapan adalah sesuatu yang berharga, bernilai...
tapi harapan juga boleh sirna, atau bahkan terasa tak lagi penting,
ia akan dipanggil putus asa..
Harapan itu sesuatu yang besar,
sesuatu yang menyimpan misteri,
sesuatu yang menyimpan cerita,
harapan itu sesuatu yang terlihat kuat, terlihat kokoh walau sebenarnya tak mudah untuk menampakkan wujud yang ditampilkan..
Harapan juga punya kesedihan,
saat ia ditinggalkan, di abaikan, saat ia merasa terbuang
saat orang-orang tak lagi percaya pada harapan,
saat mereka berpaling daripadanya,
dunia seakan sunyi bagi asa yang menyepi..
Tiada yang tau asa itu juga merintih, asa itu juga menjerit,
asa itu juga ingin dapat dicapai dan ditemui,
Asa itu ingin menjadi sesuatu yang tak dilupakan,
yang ada di hati semua orang,
asa itu ingin huluran tangan yang ingin menggapai mimpi bersamanya


Asa itu harapan...
Jangan berputus asa, karena harapan itu akan merasa tersakiti dan terkhianati,
asa ingin mewujudkan harapan orang-orang yang berharap padanya,
orang-orang yang selalu menyayanginya,
orang-orang yang berada dekat dengan harapan...
Bersinarlah harapan...tersenyumlah...dan jangan bersedih..
masih ada yang berharap padamu...
Harapan itu..Asa..



Tuesday, November 30, 2010

Secercah Harapan

Aku merasa malu
Malu dengan penampilan diri ini
Ketidaknyamanan begitu terasa menusuk
Begitu kotor, begitu baunya diri ini
Aku berjalan mencari sesuatu
Entah apa...tapi aku tetap mencari

Lalu...aku melihat riak air tasik bergelombang
Angin yang berhembus sepoi membelai tubuhku
Irama ayunan dedaunan, mengikuti langkahku
Secercah cahaya harapan itu menuntunku
Menapaki jalan baru
Jalan berhiaskan mozaik
Aroma bunga-bungaan semerbak mewangi

Aku terpegun dihadapan sebuah cermin
Menatap refleksi diriku
Sebegitu kotornya tubuh ini
Aku bergetar dan mencoba berpaling
Tapi kupu-kupu yang bermain riang dgn bunga
Seolah memujukku...
Untuk memasuki ruangan yang ada disana

Semakin lama...semakin dekat
Jantungku berdegup kencang
Aku menyusun langkah satu persatu
Mengamati setiap sudut ruangan
Terdengar suara gemerisik air yang menenangkanku
Haruman bunga mulai menyentuh tubuhku
Merasuk hingga ke jiwa..

Aku terus menyusuri tempat itu
Hingga kutemukan lagi sebuah pintu
Indah...
Terdapat pemandangan indah disebalik pintu itu
begitu menyejukkan jiwa
mengisi relung-relung hati ini

Dan kini...Aku sadari...
Aku telah berubah...
Berubah menjadi seseorang yang baru
Seseorang yang membawa harapan..

(puisi yg dibuat dalam waktu singkat, idenya dari saya n Feby..huhu, masih perlu banyak belajar kayakny..=p

Monday, November 8, 2010

Puisi- Perjalanan Menuju Ketenangan

Pada tengah malam ini, eh..malam menjelang pagi maksudnya..
tiba-tiba teringat saat membongkar drawer di studio, waktu itu ketemu kertas puisi yang dibuat saat project Landscape dulu..
terasa sangat rindu ingin membuat n membaca puisi seperti saat di sekolah,
tapi sekarang kepandaian membuat puisi udah berkurang karena kurang berlatih, mood membuat puisi pun susah didapat, ehmm... kepekaan terhadap sekeliling untuk dicurahkan kepada kata-kata sepertinya juga berkurang...
Tidak ada kosa kata baru yg bertambah, hanya kosa kata puisi yg lama yg hanya bisa di ulang-ulang...huuftt...menyedihkan..
Masih membuat puisi yang jelas terlihat maknanya,
kapan bisa seperti Chairil Anwar yang puisinya sungguh membuat aku berpikir keras, apa sih maksud puisi ini?
Yaah memang sulit, mungkin karena aku bukan penyair dan tidak akan pernah jadi penyair..

(Ini puisi untuk project Landscape Mesjid-ku..)

Aku punya cerita,
yang akan ku kongsi, dan takku rahsiakan
Tahukah kalian hidup itu proses
Setiap dari kita melaluinya dengan berbeza
Tatkala semua manusia terbuai kemegahan dunia, kecanggihan jagad raya,
Di suatu sudut kehidupan, aku memasuki dunia sunyi,
Yang jarang kudatangi, bukan, tak hanya aku
Tapi hampir semua remaja seperti itu
Aku berjalan menyusurinya
Berpijak pada batu-batu kecil yang berserakan
Merasakan hembusan angin yang menyentuh relung-relung sukma
Pohon-pohon berdiri kokoh dengan akar perkasa menaungiku dibawahnya,
melindungi aku dari sengatan matahari
kutoleh keatas...
kulihat cahaya matahari mengintai di celah-celah jemari dedaunan
seolah ingin menjilati kulitku,
agar aku tau, betapa bertambah panas teriknya dunia ini
aku terus berjalan di deretan tanaman yang bergoyang
hingga tampak olehku sebuah wakaf, lalu aku duduk...
suasana sejuk, damai, membuat jiwa yang berkecamuk menjadi tentram
gemerisik pepohonan yang ditiup angin
seolah beralun-alun menciptakan irama yang mendayu
suara burung-burung kecil berkicau dengan merdu
menciptakan nada-nada yang harmoni
rama-rama juga turut menari diatas bunga yang bermekaran
menghidupkan suasana dengan rentangan sayapnya yang indah
aku takjub betapa aku tlah lama kehilangan rasa ini
diluar sana bangunan menjulang tinggi diselubungi kaca yang berkilauan
diluar sana hutan-hutan dimusnahkan, untuk membangun taman hiburan
disinilah aku menemukan alamku
merindukan hijaunya dedaunan, teduhnya pandangan..
kedamaian menjalari otot-otot syarafku,
tenang…
begitu syahdu aku menikmati ketenangan ini
khusyuk kubersyukur atas keindahan yang tak terlukiskan goresan pena
Aku rindu...betapa aku merindui-Mu
Ketenangan saat berhadapan pada-Mu,
Tak sabar..
ku susuri tepian kolam yang airnya jernih merefleksikan bayanganku
diatasnya tumbuh bunga teratai dengan mekarnya
terlukis sempurna, dengan hamparan langit biru yang seolah menyatu
indah, sangat indah..
akhirnya aku berada dihadapan rumah-Mu
aku masuk, berwudhu dari air yang mengalir
membersihkan diri agar suci,
merasakan ketenangan yang terpatri dihati,
menghadap-Mu..penuh kerendahan..

Puisi yang mudah dimengerti kan,
tidak ada kiasan, majas, atau sejenisnya...
sangat biasa...huhuhu...kecewa..
teringat dengan puisi buatan teman lama yg begitu brutal, begitu lepas,
gaya penulisannya yg sama dengan chairil anwar..
Terasa sedikit iri, haha...

Tuesday, August 31, 2010

Pelabuhan Hati

Semua ini seolah baru untukku,
semuanya seolah menjadi awal bagiku untuk melangkah,
tapi tidak pada kenyataannya..
tidak kusadari waktu dengan cepatnya bergulir,
dan kini telah 1 tahun
dari waktu aku menyadarinya hingga saat ini
aku hanya berdiri ditempat yang sama
di tempat yang seharusnya menjadi awal dariku melangkah
padahal aku terus menunggu
tak bergeming sedikitpun
meski hanya bergeser
agar tak melepaskan sedetikpun harapan itu..

Kadang aku juga merasa lelah,
terkadang juga bosan,
karena aku juga manusia yang bisa merasakan itu semua
tapi tetap,
tatkala aku bosan
tatkala aku lelah
aku tak pernah berlari meninggalkan tempat itu
aku hanya menggerakkan bagian atas tubuhku
bermain-main dengan apa yang kubisa
memperhatikan hal yang terlihat menarik
dan hanya sekedar melihat,
tak lebih...


Aku tak pernah ingin meninggalkannya
takut jika tempatku kan tergantikan
tempatku diambil alih yang lain
Namun,
semua itu tak berarti apa-apa
semua itu tidak merubah apapun
kecuali penantian yang tak kunjung berakhir


Ibaratnya tempat ini adalah sebuah pelabuhan dimana aku menantikan kehadiran sebuah kapal untuk dapat mencapai tujuanku sehingga terus menunggu disini agar tidak ada yang mendahuluiku tapi ternyata aku lupa bahwa pelabuhan itu ada banyak, tak hanya satu..
kapal itu tak harus berhenti di pelabuhan yang ini karena masih banyak jalan lain yang membawa ia sampai ke pelabuhan yang menjadi pilihannya
jadi meskipun aku tak bergeming menunggu
kapal itu tak akan pernah pasti kapan datangnya
atau bahkan takkan pernah datang
sebab aku tak melihat tanda-tanda
bahwa kapal akan berlabuh di pelabuhan ini...



Tuesday, August 10, 2010

Marhaban Ya Ramadhan

Bulan yang penuh berkah itu sudah diambang pintu,
ku sambut kedatanganmu dengan penuh suka cita,
ya Ramadhan...
Bulan yang suci,
bulan yang penuh maghfiroh,
bulan yang lebih baik dari 1000 bulan...

Ya Allah ya rahmanurrohim..
di bulan yang suci ini,
berikanlah suatu kejernihan hati pada hambaMu ini,
jagalah setiap perkatan,
perbuatan,
dan hati hamba..
Berikanlah cahaya rahmatMu,
lindungilah hamba dengan cahaya keimanan dariMu...

Berikanlah suatu keajaiban padaku di Ramadhan yang Indah ini Ya Rabb..


Tuesday, February 9, 2010

Precious Word

I can become much stronger.

A person is very week
when he's by himself..
but if he has friend to support him,
if he has friend to cherish him,
he can become as strong as he wants to be
..

(These word from Manga i just read,
and become my precious word, i like it..)

Thursday, January 7, 2010

I Miss u..




Sahabat...
kala dekat, senda tawa menghiasi wajah yg berseri
berbagi semua cerita
kisahku, kisahmu..
berbaur jadi satu, menjadi kita...

aku marah padamu, kadang..
namun kelapangan hati menerima
seperti apa adanya kita
Ya...aku sudah khatam perilakumu
kau pun begitu sama denganku..

aku selalu menunggu,
saat dimana aku menyeberangi lautan,
tuk berjumpa denganmu
menanti lonjakan hati yang berkemuncak
kebersamaan yang terindah..

kini...
kala berjauhan, hati ini berkecamuk
rindu menyeruak, ingin berontak
kutekan ia pada sudut terdalam,
tapi semakin ia memuncak,
mendobrak keluar, isak tangis..

aku tak bisa lagi menunggu,
tak bisa lagi menanti,
karena aku tak lagi menyeberangi lautan,
karena aku tak pasti kapan bertemu-mu,


sekarang aku terbang,
tak menuju tempat biasa, tempatmu ada..
semakin kupikir,
aku jadi semakin gila karenanya,
kurasa ada lubang sepi tercipta disini,
di segumpal daging bernama hati..

Sahabat..
dengan segala kelebihan dan kekuranganku,
aku menyayangimu...


teruntuk sahabat sejatiku: d'TYRAM's

Miss u so much, fren..

Friday, December 25, 2009

Adakah?

hati terkadang menyadari
seruan Yang Maha Tinggi
tapi raga tak pula hendak bergeming
kenapa raga tak ikut
hati
sedangkan hati pengontrol raga
apakah yg salah sekarang?
hatikah? ragakah?
atau hati yg diabaikan karena tak ada keinginan?



Keinginan..
mencapai cahaya itu,
seruan itu..
adakah ia terselip walau sedikit d
ihati mu?
kunci hati ada padamu,
kau yg tentukan..
hitam atau putihkah ia...
Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...